Terakhir kali melihat suasana cinta, lebih sebelas tahun yang lalu.. Setelah akhirnya keluarga kami perlahan pecah.. Terutama setelah kedua ortu tiada. Mengawali kesendirian, kepanikanku
Menjadi jejak yang sulit dihapuskan.. Berulang kali ku hampir sukses.. Nyatanya dalam diriku memiliki perangkap besar, yang menolak kesuksesan itu sendiri.. Berhari2 aku merenung, menelusuri kesalahanku, tapi sepertinya jawaban ada diluar sana. Hingga ku telusuri setiap kota, desa, pulau kosong, lautan dsb.. Saat akhirnya ku putuskan ke semarang, aku hanya tenggelam pada masa lalu.. Dan ternyata kembali ke bali hampir mendekatkanku pada jawaban yang sesungguhnya..
Ada banyak yang menungguku untuk satu jawaban ini, yaitu jawaban masa lalu.. saat aku masih berhasrat untuk Dunia.. Mereka Guruku, Teman lama, Keluarga, Sahabat karib, Tetanggaku dan Kenalan menanyakan "Subhi.. Apa kamu tak lagi ingin berbuat sesuatu untuk Dunia?"
Sungguh dengan kecerdasan, pengalaman, serta finansialku.. apa yang bisa kulakukan untuk Dunia. saat tak seorangpun menyapaku karna dianggap manusia gagal.. aku sempat down beberapa saat, lalu selanjutnya aku segera bangkit dan menunjukkan kekuatan terbesarku, yang ternyata lagi-lagi tiada respek.
Secara global aku telah mempelajari macam2 bahasa dunia, kontrol diri, finansial, sistem, IT, servis, penyajian Makanan internasional, multimedia, lifestyle, underground, Direct Selling, Bisnis.. bahkan hipnotis. Actionku juga gak kurang,hanya sekarang apa yang ada di depanku tak menunjukkan harapan untuk kembali ke jalan yang benar.
betapa remuknya, seremuk perasaan yang tak kunjung sembuh.. jika secara mental aku mulai berani menghadapi risiko maka jawabanku untuk dunia adalah "sebuah keajaiban".. entah berapa kali aku berada di posisi teratas untuk mati, tapi selalu selamat.. dan memulai kehidupan dengan rasa syukur kepada -Nya..
Tekad dan cita-citaku terbesar adalah untuk menjadi "Diriku" .. saat ku tahu bahwa Aku selalu berubah.. aku bertekad menjadi Super Diriku dengan titik maksimal sebanyak Tuhan menciptakan semesta ini.. cita-citaku terlalu tinggi? aku hanya ingin menjadi diriku. Dan bukan takdirku untuk tak mendapatkannya.
Waktu akan berlalu tapi aku tidak bermimpi..
Keadaan dan keinginan berubah , tapi aku tetap diriku..
Monday, October 19, 2009
Jawabanku
Posted by subhi darajat at 9:49 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment